#MayDay bertransformasi jadi kuli sampul #BukuUntukSangkabira ~ Demo dengan senjata berupa gunting, selotip dan kertas kode. ✂📑📌📚

*dan bahagianya adalah menemukan semacam surga pop-up book 📖🐛 di perpus hasil donasi dari kakak-kakak baik. Bisa buat media dongeng #VisitBuki nih. Hooplaaa. 🎉

FYI, Donasi bagi #BukuUntukSangkabira masih ditunggu sampai 16 mei 2016! Jangan nikmatin keindahan Rinjani dan wisata Lombok -nya aja, kita perlu bikin senyum warga sekitar Sembalun semakin merekah dengan kehadiran Rumbel Sangkabira.

They need us! 💪💪 – with Buku Berkaki

View on Path

Indonesia di balik gunungan sampah

Keriaan krucil Buki, voluntir Jendela Lampung dan adik-adik TPA Bakung

Keriaan krucil Buki, voluntir Jendela Lampung dan adik-adik TPA Bakung

Kapan pertama kali kalian benar-benar mengenal Indonesia? Bila hal ini kalian tanyakan pada adik-adik di TPA Bakung. Mungkin jawabannya, kami baru saja mengenal Indonesia seminggu yang lalu.

Pagi itu, kawan-kawan dari Jendela Lampung telah bersiap menjemput kami. Bagi mereka, tiap minggu pagi adalah saatnya berkumpul dengan adik-adik di TPA Bakung. Mereka kerap mengajarkan hal-hal baru untuk adik-adik di sana pelajari. Misal saja hari ini, mereka sudah siap untuk mengenalkan Indonesia. Ya Indonesia dengan beragam pulau cantik dan budayanya.

Continue reading

[ADV] Ajang relaksasi diri dan percantik kulit dengan Oilum

Image

 Setelah seharian sibuk beraktivitas seperti kuliner-travelling yang sering saya lakukan, mungkin kita perlu saat yang tepat untuk menghabiskan waktu dengan memanjakan diri sendiri kembali atau istilah kecenya  “me-time”.  Mandi seringkali  menjadi salah satu alternatif ajang relaksasi diri yang paling diminati kaum hawa.

Acapkali kita sering melupakan kondisi kulit yang tentunya juga ingin mendapat perawatan ekstra setelah seharian beraktivitas.  Apalagi dengan semakin menuanya usia (untunglah saya masih merasa diri muda), kondisi kulit akan terus mengalami penurunan. Tahukah anda? Continue reading

Yuk, blogger perangi kelaparan dan kekurangan gizi di Indonesia bersama WFP!

Sebagai freelance journalist di majalah pangan, ini pertama kalinya saya liputan dengan menyandang nama sebagai Blogger! Tertarik? Jelas! Apalagi temanya yang berkaitan dengan pangan. Badan dunia dibawah PBB yang memiliki spesialisasi di bidang penyediaan pangan yakni World Food Programme (WFP) Selasa lalu (11/8/12), mengajak para komunitas blogger untuk turut serta memerangi kelaparan di dunia khususnya Indonesia. Acara yang bertajuk “Bloggers meet up : No Food = No Fun x No Future” ini berlangsung di kantor WFP Indonesia dan dihadiri oleh puluhan blogger khususnya yang bergelut di bidang pangan, termasuk diantaranya sang maestro kuliner, Bondan Winarno.

UN-WFP Bloggers Meet Up

Continue reading

Borneo Trip – Balikpapan, Feel like Backpaker!

Sampai di bandara sepinggan!

Diawali dari celotehan Depik tahun lalu, “Yuk cha ke balikpapan, ntar seluruh biaya akomodasi dan makan disana, aku tanggung dah“.  / Saya hanya bisa mengentengkan celotehan asalnya saat itu dan menimpalinya  “Ah serius, pik. Mana mungkin saya sampai di kalimantan. Nyampe disana aja sejuta pp. Rugi bandar dong“.

Dan tiba-tiba setahun berikutnya, Allah mendengar dan memberikan tiket citilink promo di tangan saya. Aih lebay. Maksudnya via pertempuran melawan konsumen-konsumen lainnya di  jagat maya. Saya berhasil dapat tiket ke balikpapan 240 ribu pp. Huray!

Continue reading

Penangkaran Buaya Teritip, Seni Menghayati Buaya

Depan penangkaran buaya “Teritip”

Balikpapan, satu kota yang sebenarnya tak saya sangka bisa kesini. Balikpapan sebagai salah satu kota di kalimantan ini punya keanekaragaman flora dan fauna dan salah satunya adalah buaya. Dekat dari kota balikpapan terdapat sebuah penangkaran buaya yang tentunya tidak dapat anda lewatkan.

Penangkaran Buaya (Teritip Crocodile Farm) ini terletak di Kelurahan Teritip, Balikpapan Timur, dengan jarak 27 km dari Pusat Kota Balikpapan. Luas areal penangkaran buaya ini seluas 5 ha.

Di pintu depan anda akan disambut dengan patung buaya aneka warna juga gajah! ya terdapat gajah pula di penangkaran buaya teritip balikpapan ini. Rupanya teritip ini layaknya mini zoo balikpapan, hehe.

Continue reading

Ayam Geprek “Istimewa”, kekuatan sepiring sambal

Ayam Geprek ‘Istimewa’

Ayam yang satu ini sudah terkenal kemashyurannya di kota hujan, yah dialah ayam geprek “Istimewa”. Lokasinya yang cukup mudah didapatkan yaitu terletak di Bangbarung, pusat jajanan kota Bogor tepatnya belokan setelah Rumah sakit Azra. Saya mampir ke rumah makan ini dalam rangka mengajak kawan-kawan saya berkuliner di Bogor. Lagipula, perjalanan jakarta-bogor tentunya merupakan perjalanan yang melelahkan dan bikin lapar. Tidak hanya butuh cemilan ‘kecil’ maka, kesinilah jawaban yang pas!

Continue reading

‘Rhesus Negatif Indonesia’, berkumpul atas nama darah

Di suatu minggu pagi yang cerah bulan Februari 2012, Winda si pemilik rhesus negatif juga kawan saya di jogja, mengajak untuk menemaninya berkumpul dengan komunitas barunya di Bogor. Ya, Rhesus Negatif Indonesia adalah komunitas baru yang dia temui, sejak dia mengecek darah dan menyadari bahwa dia memiliki golongan darah O dan be- rhesus negatif. Rhesus yang lumayan ‘langka’ di Indonesia dan sering kali tidak diindahkan oleh para pemilik darah, sampai terjadi suatu kasus yang menghalangi adanya transfusi.

Harus diakui kesadaran masyarakat Indonesia (termasuk saya) terhadap identitas darah yang dimiliki masih rendah, itupun acapkali hanya digolongkan berdasarkan golongan darah (bahkan di KTP), rhesus pun jarang dituliskan bahkan diketahui informasinya.

Para Anggota RNI Berkumpul

Continue reading