Ayam Geprek “Istimewa”, kekuatan sepiring sambal

Ayam Geprek ‘Istimewa’

Ayam yang satu ini sudah terkenal kemashyurannya di kota hujan, yah dialah ayam geprek “Istimewa”. Lokasinya yang cukup mudah didapatkan yaitu terletak di Bangbarung, pusat jajanan kota Bogor tepatnya belokan setelah Rumah sakit Azra. Saya mampir ke rumah makan ini dalam rangka mengajak kawan-kawan saya berkuliner di Bogor. Lagipula, perjalanan jakarta-bogor tentunya merupakan perjalanan yang melelahkan dan bikin lapar. Tidak hanya butuh cemilan ‘kecil’ maka, kesinilah jawaban yang pas!

Kami di Ayam Geprek Istimewa

Ayam geprek “Istimewa” ini tidak hanya menjajakan ayam semata, lho. Tapi juga menyajikan sajian lain seperti daging dan kudapan lainnya. Rumah makan ini memang menyasar target konsumen berupa keluarga dan pantas untuk dikunjungi saat makan siang. Kami berempat sengaja memesan menu yang berbeda agar, saling dapat mencicipi.

Si Primadona, Ayam Geprek

Ayam Geprek, sang primadona

Ayam geprek yang disajikan disini saya pikir biasa saja, secara visual sama dengan ayam lainnya. Namun setelah dicicip rupanya beda, dagingnya lembut hingga ke dalam, selain itu yang membuat berbeda adalah sepiring sambal yang mantap pedasnya. Mungkin bagi anda penyuka sambal tentu sudah mengenal sambal korek atau sambal bawang khas jawa. Nah, sambal yang disajikan bersama ayam geprek ini menguarkan cita rasa yang serupa. Pedas dan gurih dari bawangnya menggoda!

Ayam pencok, gurih pedas

Satu lagi juara dari ayam disini, adalah ayam pencok. Sambal pencoknya pun menarik selera, Sambal ini rupanya terkenal di tanah sunda, awalnya saya pikir sambal pencok ini sejenis dengan trancam karena terdapat potongan kacang panjang. Rupanya sambal pencok adalah samabal kencur dengan potongan kacang panjang. Gotcha, my kryptonite has been opened, Saya suka sekali rempah yang satu ini Kencur. Ramuan yang tepat membuat sambal pencok nan menggoda ini susah untuk dilupakan.

Daging geprek pun tersedia

Ayam bakar!

Tidak lupa juga, daging geprek yang lembut dan ayam bakar yang merupakan menu klasik juga disajikan disini bersama sepiring sambal hijau untuk daging geprek dan sambal cabe untuk ayam bakar, keduanya juga bisa dijadikan pilihan menu untuk bersantap siang.

Mendoan bumbu kacang nya tak kalah juara

Plecing kangkung

Untuk partner bercocol ria dengan lauk utama, mungkin anda juga dapat mencoba mendoan dengan bumbu kacang yang disajikan disini serta plecing kangkungnya yang ciamik. Mendoan disini rupanya juga menu unggulan, karena dengan sisiran pandangan saya ke meja-meja makan tetangga selalu ada mendoan sebagai menu  mereka. Layak dicoba nih, bagi anda yang rindu kampung halaman, walaupun tempe yang digunakan tentunya berbeda alias tidak tipis dan lebar, namun cukup mendo (tidak garing) sebagai ciri khas mendoan.

Dengan sajian semantap itu, harga yang ditawarkan juga tidak membuat kocek saya sebagai mahasiswa menipis terlalu dalam, untuk lauk utama plus nasi seporsi, anda cukup membayar 15.000 rupiah saja.  Selamat mencoba!

(Annisa P. Pratyasto)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s