Nikmatnya Car Free Day di Lapangan Sempur ..

Anda penyuka minggu pagi dengan olahraga kecil bersama teman-teman, maupun anda yang ingin menyesap udara pagi tanpa asap kendaraan. Lapangan yang terletak di tengah kota bogor ini mungkin patut dicoba dikunjungi terutama saat car free day. Saya dan kawan-kawan mencoba kesana pada suatu minggu pagi, sehabis berpergian dari jakarta utara kemarin malamnya.

Riuh nya Lapangan Sempur !

Lapangan sempur rupanya sudah dipadati oleh para penjual dan pedagang yang berjubel sedangkan di seputarnya berkeliaran para bogorians (istilah warga bogor ala saya) yang sedang menikmati indahnya pagi dengan berjalan pagi, berlari-lari kecil maupun seperti saya yang sedang asyik bercengkrama dengan ketiga pengawal lelaki saya hahaha.

Anak-anak pun bebas bermain di jalan🙂

Tiga lelaki Boyband Wannabe yang menemaniku !

Setelah puas berkeliling seputaran lapangan sempur, melihat para penjaja dagangan yang mengeluarkan berbagai jurus lobi bahkan hingga saya dapat menemukan jurus atraksi api yang membahayakan dengan tabung gas 3 kg, akhirnya perut saya dan teman-teman sudah memanggil. Tenang saja, para bogorians tidak usah khawatir bila berjalan-jalan di sekitaran lapangan sempur ini karena, bukan hanya dapat menemukan berbagai perlengkapan rumah tangga, fashion hingga aksesori unik saja. disini kita juga dapat menemukan makanan khas kaki lima misalnya saja seperti saya dan teman-teman saya icip yaitu kupat tahu dan lontong sayur. Hmmm..  Rasanya sih biasa aja, tapi berhubung suasana dan kondisi yang mendukung seperti sejuknya pagi kali ini, membuat sajian ini tandas tak bersisa. hehe.

Ngantri Kupat Tahu

Kupat Tahu cap "sempur"

Lontong sayur cap “sempur”

Setelah puas berbelanja-belanji, meneropong asyiknya warga bogorians menikmati pagi dan juga telah ludes menyantap sajian khas sempur, tiba saatnya kita undur diri ke arah binamarga area tempat tinggal kawan saya. Sembari berjalan rupanya kita menemukan sajian unik (namun luput untuk didokumentasikan), yaitu es goyang. Murah (1000 rupiah saja)!! rasanya pun ajib mah kalo kata orang timur tengah. Es goyang yang dijajakan berupa es dengan campuran sirup dan susu dan ditusuk dengan potongan bambu, yang unik dari proses pembuatannnya adalah gerobak esnya digoyang-goyang (kemungkinan dilakukan untuk mempercepat pembekuan).  uhmm.. berasa nostalgia dengan jajanan khas masa kecil.

Siapa bilang minggu pagi harus disibukkan dengan istirahat di pulau kasur tiada henti, lapangan sempur mungkin jadi alternatif yang tepat untuk sekedar berhenti dari penat dan bersyukur menikmati pagi. See yaaa… (annisa paramita)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s