Monumen kapal selam, menikmati kejayaan Indonesia masa silam

Hari itu tepatnya tanggal, 4 Februari 2010, saya dan adik saya, Dita, merencanakan menghabiskan liburan di kota Surabaya. Alhasil untuk mengatasi kebosanan dengan suasana rumah, kita sepakat mengeluarkan unek unek hati untuk mengelilingi kota Surabaya. Ayey…

Wisata pertama yang kita kunjungi kali ini adalah Monumen Kapal Selam yang terletak di Jalan Pemuda, tepat di sebelah Plasa Surabaya. Monumen Kapal Selam, atau disingkat Monkasel, adalah sebuah museum kapal selam yang terdapat di Kota Surabaya. Terletak di pusat kota, monumen ini sebenarnya merupakan kapal selam KRI Pasopati 410, salah satu armada Angkatan Laut Republik Indonesia buatan Uni Soviet tahun 1952. Kapal selam ini pernah dilibatkan dalam Pertempuran Laut Aru untuk membebaskan Irian Barat dari pendudukan Belanda.

 

di depan monumen kapal selam

Hal ini mengingatkan akan kejayaan masa silam Indonesia yang pernah menjadi salah satu negara dengan militer yang paling ditakuti di Asia. Salah satu peralatan militer yang paling ditakuti pada masa kejayaan tersebut adalah kapal selam. Pada tahun 1962, Indonesia memiliki 12 kapal selam Whiskey Class buatan Uni Soviet. Kapal selam jenis ini adalah salah satu yang terbaik pada masanya. Itu yang menyebabkan Indonesia cukup ditakuti pada masa itu termasuk oleh negara-negara Barat. Kapal Selam ini kemudian dibawa ke darat dan dijadikan monumen untuk memperingati keberanian pahlawan Indonesia dan akhirnya jadilah monumen kapal selam…

 

hidup jaya selalu !!! jalasveva jayamahe !!

Awal masuk monumen ini, kita harus memasuki pos loket pembayaran dan membeli tiket seharga 10.000 rupiah kemudian setelah memasuki pintu gerbang selamat datang, pertama kali kita akan disuguhi pemandangan lukisan ilustrasi mengenai kelautan, salah satunya ilustrasi dimana mahapatih Gajah Mada dengan sumpah palapanya bertekad menyatukan nusantara serta slogan kelautan yang amat terkenal yaitu, jalasveva jayamahe.

 

dita di samping ilustrasi gajah mada

Setelah puas mengelilingi area luar monumen kapal selam, selanjutnya saya dan Dita mulai memasuki kapal selam dengan menaiki tangga yang lumayan cukup tinggi ini kemudian, menemukan berbagai alat permesinan di kapal selam ditandai dengan terdapatnya alat peluncur torpedo.

 

peluncur torpedo

kita bergerak ke ruangan selanjutnya, disini kita akan menemukan foto-foto perwira dan terdapat kamar tidur gantung kecil di seberangnya. Yap..kita telah memasuki area ruang tinggal perwira.

 

ruang tinggal perwira di kapal selam

Selanjutnya kita akan memasuki pintu bundar kecil untuk masuk ke area selanjutnya, area ini terdiri atas ruang kemudi, ruang sonar dan penjalan motor. Di area berikunya, setelah area kemudi, kita akan menemukan tong-ting besi besar (semacam peluncur torpedo yang kita lihat di area depan). Nah saatnya bergegas menonton video rama yang akan ditampilkan di ruang sebelah monkasel.

 

pintu yang menghubungkan antara ruang perwira dengan ruang kemudi

 

memutar kemudi ..

dita berpose di ruang sonar

pose di penjalan motor ekonomi

taraaaa....menuju pintu keluar

Di tempat sejarah ini selain Monkasel sebagai pemandangan kita juga dapat melihat sebuah pemutaran film atau biasa disebut video rama , dimana di tampilkan proses peperangan yang terjadi di Laut Aru yang saat itu dipimpin oleh Jenderal Yos Sudarso beserta kapal selam yang telah kita kunjungi tadi selain itu, diperlihatkan pula kegigihan perwira kita jaman dulu dalam menerabas barikade musuh di perairan dengan motto “Tabah sampai akhir” seperti yang dapat terlihat di gapura depan Monkasel.

 

tabah sampai akhir ..

Selain video rama dan monkasel, disini kita dapat juga memesan makanan dan minuman yang dijual di cafeteria, sembari menikmati laut mas yang mengalir di sepanjang kota Surabaya. Ehmm..menyenangkan.

Okay, saya dan Dita pun bergegas berlanjut ke tempat menarik selanjutnya di Surabaya. C u soon (annisa paramita)

2 thoughts on “Monumen kapal selam, menikmati kejayaan Indonesia masa silam

  1. JoAn says:

    cha’z …makasi ya sharing blogmu ttg suroboyo.. I like it! and I want more! qta apa bisa connect FB?
    sukses ya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s