Terlambat dewasa, emang salah??

Saya memang orang yang terlambat dewasa alias telat mencapai apa yang orang lain sebut “puber” (hehehe..jadi terkesan rada vulgar). Hal ini bisa dilihat dari kebiasaan saya yang rada aneh kala itu beda dengan remaja seukuran (baca = usia) saya. Di saat yang lain lagi sibuk mendengarkan radio remaja dan tophits remaja saya malah dengan asyiknya utak-utik putar radio yang menyajikan lagu anak-anak dan penyanyi favorit saya sampai akhir SMP adalah sherina dan lagu-lagu hitsnya.

Malah dulu sempat saya terobsesi meniru vibrasi suara mirip Sherina. Dan hal bodoh yang saya lakukan kala itu adalah menggetarkan tenggorokan saya berharap hasil suara yang dikeluarkan oleh pita suara saya seperti sherina. Alhasil, karena suara sudah pas-pasan juga dari sononya..hehehe..ya tetap saya tidak mampu..(sejak saat itu saya menasbihkan diri saya menjadi penggemar sherina saja). Bukan hanya masalah idola masa remaja saja yang rada aneh pada diri saya, di kala yang lain lagi asyik baca majalah remaja (seperti gadis dan kawanku).  Saya malah lagi gemar-gemarnya mengikuti setiap cergam di tiap edisi bobo (dari denny manusia ikan hingga oki dan nirmala wadeeehh..)

Ada kejadian lucu yang saya ingat kala itu saking ingin eksisnya di radio anak-anak di kota Surabaya. Saya iseng-iseng menelpon. Eh..tak disangka telpon saya diangkat (jelas dahh seneng riang gumbira)

Penyiar : K*DS FM…halo dengan siapa disaana…

Icha : eeerrr…err…icha…di waru (gemetaran saking senengnya on firee..di radio)

Penyiar : waaah namanya sama ya…hhehe..request lagu apa?

Icha : lagunya sherina, salam buat adik-adik di rumah.. met belajar yaa..

Penyiar : oke..udah ituu aja?

Icha : errr..err…iya (dengan nada nada suara tampak  ingin cepat menutup telepon)

Setelah telpon ditutup, saya berjumpalitan tak karuan…tapi yang bodohnya..setelah 1 bulan saya baru sadar penyiar yang bikin saya grogi abis karena diangkat telponnya ternyata adalah tetangga sendiri yang memiliki nama mirip..Oh my god…rasanya sia-sia saya grogi menghadapi tetangga sendiri..

Selain itu, saya juga termasuk telat mengalami indikasi puber yang paling utama (jreng..jreng..haid) hehehe..Sampai-sampai saya sempat minder. “kok belum dapat-dapat ya”, pikir saya kala itu. Padahal teman-teman saya kala SD sudah mengalaminya. Huft untunglah yang saya nantikan itu datang akhir smp. padahal saya selalu parno, tiap buang ar kecil selalu berharap warnanya merah..(hahaha). ternyata haid tak seperti itu (akhirnya saya mengerti)

Setelah mengcrosscheck mengapa datangnya puber bisa dianggap sebagai pertanda kedewasaan. wah sepertinya tepat. teman saya yang mengalami puber paling cepat ternyata lebih cepat menjalain hubungan denga  lawan jenis (istilahnya pacaran) hahaha..

semenjak itu saya dan teman-teman merumuskan filosofi terbaru yang sangat fenomenal….

semakin cepat datang puber, berarti semakin cepat seseorang memiliki kemampuan untuk menjalin hubungan dengan lawan jenis dan semakin cepat pula mereka dewasa

dan ternyata rumusan itu berlaku bagi saya dan kawan-kawan saya (siapa tahu..anda..hehehe)

tapi setelah saya pikir-pikir asyik juga jadi orang yang terlambat dewasa seerti saya. saya masih dapat asyik mendengarkan lagu anak-anak dan membaca komik dan cerita anak (akhir-akhir ii saya gemar membaca road dahl) dan majalah anak-anak (perlu dicatat sampai kuliah saya tetap membaca mombi dan bobo) hahaha..

tapi saya bersyukur saya juga diberi kedewasaan yang sepadan. jadi memandang sesuatu saat ini tak lagi sepolos dulu (seperti anak-anak) dan juga tidak seribet orang dewasa..

istilah saya yang paling mantap siiih..

take it easy…..

hidup menjadi seseorang yang terlambat dewasa itu ternyata tak salah… malah membuat hidup ini lebih ringan.

tetap berimajinasi layaknya anak-anak…seperti quote sang pop star Michael Jackson berikut ini :

Children show me in their playful smiles the divine in everyone. This simple goodness shines straight from their hearts and only asks to be lived. (MJ)

ooo..yeahhh… i’m already have a playful smile … cheers !!!!! >o<

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s