TAMAN PINTAR, wisata edukatif dan atraktif

Sekarang icha berkunjung lagi ke tempat wisata yang terletak di Jalan P. Senopati Jogja yaitu TAMAN PINTAR. sebelumnya sempat khawatir sih. takut bersaing dengann anak-anak kecil gag ya. Tapi ternyata aku salah besarr..yuk kita kulik seberapa atraktifnya taman pintar ini..

Di taman pintar kita langsung disambut dengan  jejak kaki tokoh-tokoh indonesia, seperti Presiden Soeharto, dan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono selain itu juga ada pemenang olimpiade. Sehingga memacu anak-anak dan saya tentunya untuk terus berprestasi.  Taman ini dibangun diarea belakang ’shopping’ -pusat penjualan buku bekas di sebelah Malioboro. Oia, taman ini gratis lho tapi kalau tidak masuk ke gedung ovalnya. hihihi ^^

bergaya di depan gedung oval dan gong persatuan..^^

bergaya di depan gedung oval dan gong persatuan..^^

Di bagian outdoor ini terdapat gong persatuan yang sangat besar beserta bendera-bendera negara-negara dunia, miniatur lalu lintas (lumayan juga buat yang mau bikin SIM niih biar lebih ingat menghafal rambu-rambunya), kemudian ada juga “desaku damai” miniatur desa..hihihi..kalau yang ini udah jarang ditemuin di indonesia desa yang seperti diceritakan di buku pelajaran bahasa indonesia..hahaa

adegan bermain lumbung di desaku damai

adegan bermain lumbung di desaku damai

selain itu taman pintar ini juga mempunyai banyak sisi edukatif  (sesuai namanya laah)..Pelajaran fisika sederhana tentang gelombang, archimedes, prisma, hingga teknologi informasi disampaikan dengan cara yang menarik, sehat dan mendidik. Aneka permainan tidak dibuat sembarangan, melainkan dengan perhitungan para psikolog, pengajar hingga praktisi. Jadi tidak heran kalau dibeberapa lokasi orang tua tidak diperkenankan untuk menemani si kecil. hihihi. Tapi bagi saya yang sudah besar wisata di taman pintar ini menarik  banget. Kalau di perkuliahan kita suntuk dengan yang teori mulu, disini kita beneran liat “real”nya hahahaa..

yang aku ceritakan tadi terletak di outdoor Taman Pintar. Sekarang dibagian  indoor Taman Pintar. Taman pintar sendiri memiliki beberapa gedung-gedung. Ada Gedung tempat bermain dan penitipan anak. Ada Gedung Radio Anak dan lainnya. Yang saya ketahui secara pasti namanya cuma Dua gedung, gedung Oval dan gedung Kotak. Karena kemarin cuma masuk ke dua gedung ini saja.

Gedung pertama yang saya masuki adalah Gedung Oval. Pertama kali ketika saya masuk ke gedung ini, seakan-akan saya berada di terowongan air laut. Ketika saya memandang sekeliling dan melihat ke langit-langit, saya jumpai ikan-ikan yang sedang berenang kesana kemari. Lengkap dengan seberkas cahaya matahari yang kelihatan tampak dipermukaan. area ini dinamai dengan ekosistem air tawar. Selintas mirip dengan sea world itu lho.

Terus berlanjut kedalam, pengunjung dibawa ke zaman dinosaurus. Ada sebuah patung besar Dinosaurus setinggi 2-2,5 meter. Kemudian di sekeliling dinding, dipajang gambar fosil bermacam-macam jenis dinosaurus. Terdapat juga game learning tentang Dinosaurus yang ditampilkan dengan layar lebar.

inilah aksi diriku menghantam dinosaurus di taman pintar

inilah aksi diriku menghantam dinosaurus di taman pintar

Berpindah ke area selanjutnya, yaitu semacam area pengetahuan tentang benda langit atau antariksa. Pengunjung diajak menaiki tangga melingkar naik kelantai dua. Seperti di area Dinosaurus, di sekeliling dinding dipajang berbagai pengetahuan tentang planet, bintang hingga tokoh astronomi. Tak ketinggalan juga model Tatasurya yang tergantung dilangit-langit.

Beranjak ke lantai dua, secara keseluruhan pengunjung disuguhkan berbagai pengetahuan teknologi terkini. Pengetahuan dasar tentang teknologi komputer, pemantauan bencana gunung berapi yang realtime, melihat bumi kita dengan menggunakan Google Earth, serta beberapa game learning. LCD Screen, komputer dan internet cukup mendominasi pada area ini.

Masih dilantai dua, disamping menyuguhkan pengetahuan teknologi yang menitik beratkan ke Teknologi Informasi, beberapa alat peraga dibidang fisika serta teknologi aplikatif kegempaan juga suguhkan. Seperti Van Graff generator, simulasi petir, kemudian ada ruang untuk Simulasi gempa bumi yang pengunjung dapat mencobanya. Dimana pengunjung yang mencoba, nantinya akan mengalami guncangan dengan kekuatan sekitar 7-8 SR. Tak ketinggalan juga alat peraga Detektor tsunami karya Yusmar Purwoko pelajar SMP Muhammadiyah Yogyakarta.

Itu tadi sekilas gambaran mengenai Gedung Oval dan apa saja yang terdapat didalamnya. Setelah dari Gedung Oval, saya turun dan berpindah ke Gedung Kotak. Gedung Kotak ini sepertinya didesain untuk acara sejenis pameran atau Expo. Tak luput juga, disudut gedung terdapat food court dan tempat penjualan souvenir. Tempat ini sangat strategis lho. Dekat Malioboro, kraton, hingga menumpang Andong bisa menjadi agenda lain sepulang dari taman ini. (icha)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s